Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Parepare

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header

//

Search

Dari Rumah, Kita Kuat: Praktik Menyusun Materi Pembelajaran di Rumah (Bagian Ketiga)

Adnan A. Saleh, M.Si Dosen Prodi BKI IAIN Parepare  Bagian ini adalah yang terakhir dari dua tulisan sebelumnya. Kami akan sampa...

Adnan A. Saleh, M.Si
Dosen Prodi BKI IAIN Parepare 

Bagian ini adalah yang terakhir dari dua tulisan sebelumnya. Kami akan sampaikan beberapa simulasi praktik menyusun materi pembelajaran di rumah baik materi sekolah maupun non sekolah. Tentu ini hanya tawaran yang Bapak/Ibu bisa modifikasi. Tawaran materi untuk tiga hari. Pada hari berikutnya Bapak/Ibu bisa ulang atau berikan materi yang berbeda.

Untuk materi non-sekolah, ingat ayah/bunda, diharapkan ayah/bunda bisa lebih kreatif dan inovatif yaa. Karena materinya murni dirancang oleh ayah/bunda, membuat kesepakatan dengan anak juga akan menarik yaa. Untuk materi sekolah tentu harus menyesuaikan dengan materi yang ada dari sekolah. Dalam jadual ini, kami sarankan Bapak/Ibu bisa menggabung materi keduanya dalam satu hari.

Pukul 05.00 : Shalat Subuh. Ayah sebaiknya bisa lebih berperan dalam membangunkan bunda dan anak

Pukul 05.30 sd 08.00 : Mandi + Beres-beres rumah + Masak Persiapan Sarapan. Bunda bisa berperan lebih yaa.
Selama tiga hari kegiatan ini bisa dilakukan.

Pukul 08.00 sd 10.00 : (Bisa dijadwal melihat pelajaran sekolah misalnya Hari pertama, Bapak/Ibu memfasilitasi pelajaran IPA, Hari kedua akan memfasilitasi Matematika, Hari ketiga akan memfasilitasi pelajaran IPS, dan seterusnya)

Hari Pertama:
Lihatlah sampai dimana pelajarannya kemudian coba beri beberapa penguatan (latihan lagi) pada materi tersebut yang telah disampaikan oleh Bapak/Ibu guru di sekolah. Setelah itu, ajaklah anak kita bertanya mengenai pelajaran tersebut sehingga akan terjadi diskusi.

Hari Kedua:
Menonton video—video pembelajaran dari beberap yang kami rekomendasi di tulisan kedua. Jadikan video itu sebagai media belajar, Ayah/bunda bisa berdiskusi terkait dengan materi. Hal ini akan mengasah kemampuan komunikasi anak dengan menjelaskan ulang dengan bahasanya sendiri.

Hari Ketiga:
Biasanya Anak memiliki Lembar Kerja Siswa (LKS), manfaatkan lah dengan mengoreksi jawaban anak dan membenarkan bersama jawaban yang salah. Selain materi yang belum dipelajari, materi yang telah dipelajari juga sangat bisa diulang lagi.

Pukul 10.00 sd 10.45 : Istirahat atau bermain bebas. Bagi anak yang suka menonton gadget, waktu ini bagus diberi kesempatan untuk nonton. Atau kalau memungkinkan, salat dhuha berjamaah akan menjadi pilihan yang baik.

Pukul 10.45 sd 12.20 :

Hari Pertama:
Menonton Film lalu mendiskusikannya akan menarik. Beberapa film yang bisa disarankan adalah Petualangan Sherina, yang bisa mengajarkan tentang persahabatan dan keberanian, Garuda di Dadaku, yang bisa mengajarkan tentang berusaha yang gigih, Sekola Rimba, yang bisa mengajarkan anak untuk bisa bersyukur.

Hari Kedua:
Akan menarik kita beri ruang anak-anak kita bercerita tentang satu tema, misalnya tentang teman-temannya, guru-gurunya, lingkungan sekolahnya, tetangganya, dan sebagainya. Atau yang menarik juga melakukan “wondering”, harapan atau keinginan anak kita terhadap Ayah/Bunda. Bisa dalam bentuk bercerita atau bahkan lewat gambar yang nanti diminta untuk diceritakan makna dari gambar tersebut. Atau bisa juga Ayah/Bunda bercerita tentang masa depan anak kita.

Hari Ketiga:
Ayah/Bunda bisa melakukan permainan yang memiliki makna edukasi, misalnya Lego, Puzzle, Main drama. Beberapa permainan untuk usia 5-12 tahun sesuai untuk permainan ini https://drive.google.com/file/d/1WtLRMRHo674FFnydMRt_Rml3fkSjvl0L/view membuat imajinasi kota, https://drive.google.com/file/d/1N8tyVFzYn_Suns5ssbz64zMgSjhYloPh/view menggabungkan gambar kendaraan, https://drive.google.com/file/d/18bCMFLBO2-HqvWqmoWGUBxTQ9bVJN3F5/view menggabungkan gambar binatang, https://drive.google.com/file/d/1pKkLTD7lM68iSnCipCQtXDOuM2yhqVR7/view alpabet dalam bahasa Inggris disertai gambar, https://drive.google.com/file/d/1anyyi-7AeDgeisyWDcEOiWEO1CFouW0z/view mengenal melalui menghitung benda yang ada di rumah
Pukul 12.20 sd 14.00 : Shalat Dhuhur + Makan Siang + Mengaji 

Pukul 14.00 sd 16. 00 : Tidur Siang & Shalat Ashar

Pukul 16.00 sd 17.45 : 

Hari Pertama:
Memasak bersama untuk persiapan makan malam beragama jenis masakan, misalkan lauk pauk, kue, dan sebagainya

Hari Kedua:
Melakukan komunikasi jarak jauh dengan keluarga jauh, misalkan kaken nenek, sepupu, paman, tante, dan sebagainya

Hari Ketiga:
Menceritakan atau membacakan dongeng atau kisah nabi dan rasul. Bercerita juga bisa dilakukan oleh Ayah/Bunda melalui cerita fiksi buatan sendiri, namun pastikan ada muatan moral didalamnya.

Pukul 17.45 sd 20.00 : Shalat maghrib + Makan Malam + Shalat Isyak

Pukul 20.00 sd 20.30 : Renungkan bersama anak kegiatan seharian dan kemelekatan

Bagian ketiga dari tulisan singkat seri Dari Rumah Kita Kuat ini merupakan yang terakhir. Kita kuatkan rumah kita melalui parenting beradab dan inovatif. Kami memaknai bahwa parenting harus beradab yakni akronim dari berkah, aman dan bahagia sedang inavotif adalah kemampuan ayah/bunda mengkontekskan pola-pola pengasuhan sesuai dengan kebutuhan rumah masing-masing.

Semoga bermanfaat,
Wassalam.

Tidak ada komentar