Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Parepare

Pages

Classic Header

{fbt_classic_header}

Header

//

Search

Pembukaan DAKOM Award 2017

STAIN Parepare--- Jurusan Dakwah dan Komunikasi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Parepare kembali melaksanakan DAKOM (Dakwah dan Ko...

STAIN Parepare--- Jurusan Dakwah dan Komunikasi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Parepare kembali melaksanakan DAKOM (Dakwah dan Komunikasi) Award 2017. Kegiatan yang dibuka di Aula Serbaguna  STAIN Parepare ini disambut antusias oleh segenap mahasiswa jurusan Dakwah dan Komunikasi (27/11).

Kegiatan ini merupakan event tahunan yang  akan berlangsung hingga malam puncak pada tanggal 30 November 2017. Dengan diikuti oleh segenap mahasiswa jurusan Dakwah dan Komunikasi yang merupakan mahasiswa dari berbagai macam program studi seperti Komunikasi Penyiaran Islam, Bimbingan Penyuluhan Islam, Manajemen Dakwah, Pengembangan Masyarakat Islam, Sosiologi Agama dan Jurnalistik Islam. Pada tahun ini, pihak panitia membuka beberapa lomba seperti lomba debat, lomba penulisan karya tulis ilmiah, lomba nyayi solo, lomba nasyid, dan lomba kerajinan tangan. Menurut Iskandar selaku ketua panitia sebanyak 24 peserta terdaftar pada lomba debat, 16 peserta lomba karya tulis ilmiah, 14 peserta telah terdaftar di nyanyi solo dan 7 kelompok yang terdiri dari 42 peserta ikut dalam lomba nasyid dan 22 kelompok yang terdiri dari 41 peserta mengikuti lomba kerajinan tangan.

Muhammad Saleh ketua jurusan Dakwah dan Komunikasi mengatakan kegiatan Dakom Award ini dilakukan untuk membangun kreatiivitas dan motivasi mahasiswa. “Dakom Award merupakan suatu langkah membangun kreativitas serta meningkatkan motivasi bagi kalangan mahasiswa yang dilakukan oleh pihak jurusan”, jelasnya saat ditemui usai pembukaan.



Kegiatan yang dibuka langsung oleh Ahmad Sultra Rustan selaku ketua STAIN Parepare berharap agar para juri menilai secara objektif. “Jangan mahasiswa yang disuruh sportif lalu dewan jurinya yang tidak objektif. Ini jangan kita memberi contoh yang tidak baik, benar-benar kita memberikan penilaian objektif agar kita bisa memiliki mahasiswa-mahasiswa yang memang berprestasi di dalam DAKOM Award”, jelasnya sebelum membuka kegiatan.